Skip to main content

Posts

Pengertian Pasar Modal dan Manfaatnya

Pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek (surat berharga), perusahaan publik yang berkaitan dengan efek surat berharga yang. diterbitkannya, dan lembaga profesi yang berkaitan dengan efek (surat berharga). Dalam pasar ini yang diperdagangkan berupa surat-surat berharga (instrument pasar modal) yaitu saham, obligasi, dan derivatif. a. Saham bukti kepemilikan atas suatu perusahaan dengan adanya modal yang disetor. Keuntungan yang diperoleh dari saham tersebut disebut dividen. b. Obligasi merupakan surat pengakuan utang jangka panjang yang dikeluarkan suatu perusahaan dengan tujuan untuk memperoleh dana. Pemegang obligasi akan memperoleh bunga secara periodik dan akan menerima pokok pinjaman pada tanggal jatuh tempo. c. Derivatif merupakan bentuk turunan dari saham berupa warrant dan right . Contoh bursa efek surat berharga) di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia yang merupakan gabungan dari Bursa Efek Jakarta BEJ dan Bursa Efek Su
Recent posts

Akibat Pendudukan Jepang di Indonesia

I. a. Bidang Politik Pembagian struktur pemerintahan daerah dengan tetap mempertahankan pemerintahan sipil dengan pimpinan dipegang oleh tentara Jepang syu atau karesidenan, Si atau kota, Ken atau kabupaten, Gun ataukawedanan, Son atau kecamatan, dan Ku atau desa memberi dampak yang positif bagi bangsa Indonesia. b. Bidang Sosial Ekonomi Akibat dari eksploitasi Sumber Daya Alam dan Manusia, kehidupan masyarakat di pedesaan sangat memprihatinkan, kemiskinan endemis semakin meluas, kondisi kesehatan sangat merosot, dan angka kematian sangat tinggi. c. Bidang Mentalitas Masyarakat Pengerahan tenaga kerja paksa (romusha), Kinrohosi dan juga para wanita dipaksa untuk menjadi ianfu (wanita tunasusila) yang melayani kebutuhan para prajurit Jepang. menyebabkan banyak romusha meninggal dengan mengenaskan. Keadaan sangat buruk itu menghantui masyarakat desa dan berkembang menjadi ketakutan serta kegelisahan menyeluruh dalam rakyat Indonesia.

Pengaruh Kebijakan Pemerintahan Jepang Terhadap Pergerakan Kebangsaan Indonesia

Setelah gerakan Propaganda 3A dianggap gagal maka organisasi tersebut dibubarkan dan pada tanggal 16 April 1943 dibentuk organisasi baru yang bernama Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Para pemimpin Putera terdiri atas Ir. Soekarno, Drs. M. Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansyur (Empat Serangkai) untuk mempersatukan rakyat Jawa dalam menghadapi serangan Sekutu. Namun, kemudian Putera justru digunakan untuk memelihara perjuangan bagi terwujudnya Indonesia merdeka. Karena merasa bahwa organisasi-organisasi yang telah dibentuknya dipakai untuk kepentingan perjuangan kemerdekaan maka pada tahun 1944 Jepang membubarkan organisasi-organisasi tersebut. Jepang kemudian membentuk organisasi-organisasi yang benar- benar bermanfaat bagi Jepang seperti Jawa Hokokai, Chuo Sangi In (Badan Pertimbangan), Seinendan, Keibodan, PETA, Fujinkai, dan Heiho. Organisasi-organisasi ini dimanfaatkan Jepang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan militernya guna menghadapi Sekutu dalam Perang Asia Timur Raya

Kebijakan Pemerintah Jepang di Indonesia

I a. Ek sploitasi Sumber Daya Alam Pemerintah Jepang memerintahkan rakyat menyerahkan hasil panennya, memonopoli harga jual dan harga beli bahan pangan., wajib menyerahkan emas,minyak bumi dan batu bara sebagai bahan baku industri, bijih besi sebagai bahan baku senjata, dan lain-lain, menyetorkan padi pada pemerintah, menanam jarak, kapas, dan rami (rosela). Rakyat menjadi semakin menderita dan miskin karena penghasilan dan kekayaannya dikuras untuk kepentingan Jepang. b. Eksplontasi Sumber Tenaga Kerja Kerja paksa yang dilakukan pada zaman Jepang disebut romusha . Mereka dikirim ke luar Jawa ke luar negeri, seperti ke Malaysia, Myanmar, Thailand, dll untuk bekerja di perkebunan, industri, dan untuk tenaga membangun sarana perang. Selain Romusa juga dilakukan Kinrohosi yaitu kerja bakti yang mengarah pada kerja paksa, diberlakukan bagi para pamong desa dan pegawai rendahan. c. Eksploitasi Golongan Pemerintah Jepang memanfaatkan para pemuda Indonesia dengan membentuk beberapa or

Faktor Penyebab Timbulnya PD II(dua)

1. Sebab-sebab Umum a. Kegagalan dalam usaha menciptakan perdamaian dunia. b. Adanya politik Revanche of idea Jerman , yaitu politik balas dendam atas kekalahan pada Perang Dunia I. c. Politik mencari kawan yang menimbulkan blok-blok antarnegara ( Politik Aliansi ) Muncullah dua blok besar yakni: 1. Blok Sentral Jerman, ltalia, dan Jepang 2. Blok Sekutu terdiri atas: 3. Blok demokrasi yaitu Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan Belanda. 4. . Blok komunis yaitu Rusia, Polandia, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia,Rumania, dan Cekoslovakia. d. Adanya perlombaan senjata antarnegara untuk memperkuat diri. e. Timbulnya paham yang saling bertentangan, yaitu paham fasis, liberalis, dan komunis. f. Timbulnya perluasan wilayah (ekspansi) di bidang Politik dan ekonomi : Libensraum (Jerman), Irredenta (Italia), dan Hakko l Chiu (Jepang). 2. Sebab-sebab Khusus a. Serangan Jerman terhadap Kota Danzig di negara Polandia, di tepi Laut Baltik. Serangan Jerman terhadap kota Danzig dilakuk

Faktor Penyebab Perubahan Sosial

Faktor penyebab perubahan sosial dapat ditinjau dari dua aspek: 1. Faktor Internal : sebab-sebab yang bersumber dalam masyarakat itu sendiri •Bertambah atau berkurangnya penduduk •Adanya Penemuan-penemuan baru (Discovery, Inovasi, Invention) •Timbulnya Pertentangan (conflict) •Terjadinya pemberontakan atau revolusi di dalam tubuh masyarakat itu sendiri 2. Faktor Eksternal : faktor-faktor penyebab yang berasal dari luar masyarakat itu. •Sebab-sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia. •Adanya Peperangan Pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Apabila pengaruh tersebut diterima tidak karena paksaan dari pihak yang mempengaruhi, maka hasilnya dalam ilmu ekonomi dinamakan demonstration effect . Di dalam antropologi budaya dinamakan akulturasi . Dan bila proses pertemuan kedua kebudayaan tersebut yang seimbang tarafnya saling menolak. Yang masa-masa yang lalu pernah terjadi pertentangan fisik yang kemudian dilanjutkan dengan pertentangan pertentanga

Pengertian pajak

Pajak adalah iuran yang harus dibayar oleh wajib pajak (masyarakat) kepada negara (pemerintah) berdasarkan undang-undang dan tidak memperoleh balas jasa secara langsung. Ciri-ciri pajak: ※ Pajak merupakan iuran wajib yang bersifat dapat dipaksakan. ※ Pemungutan pajak dilakukan berdasarkan undang-undang. ※ Wajib pajak tidak mendapatkan balas jasa secara langsung. ※ Pajak digunakan untuk kepentingan umum. Prinsip-prinsip yang digunakan dalam pemungutan pajak antara lain prinsip keadilan (equity) prinsip kepastian (certainty) , prinsip kecocokan/ kelayakan (convience) , dan prinsip ekonomi (economy) . Unsur-unsur pajak terdiri atas subjek pajak, objek pajak, dan tarif pajak. Subjek pajak adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan. Jenis-jenis pajak: ※ Berdasarkan pihak yang dipungut: pajak negara dan pajak daerah. ※ Berdasarkan sifatnya: pajak subjektif dan pajak objektif. ※ Berdasar