Skip to main content

Faktor Penyebab Timbulnya PD II(dua)

1. Sebab-sebab Umum

a. Kegagalan dalam usaha menciptakan perdamaian dunia.
b. Adanya politik Revanche of idea Jerman, yaitu politik balas dendam atas kekalahan pada Perang Dunia I.
c. Politik mencari kawan yang menimbulkan blok-blok antarnegara (Politik Aliansi)
Muncullah dua blok besar yakni:
1. Blok Sentral Jerman, ltalia, dan Jepang
2. Blok Sekutu terdiri atas:
3. Blok demokrasi yaitu Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan Belanda.
4. .Blok komunis yaitu Rusia, Polandia, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia,Rumania, dan Cekoslovakia.
d. Adanya perlombaan senjata antarnegara untuk memperkuat diri.
e. Timbulnya paham yang saling bertentangan, yaitu paham fasis, liberalis, dan komunis.
f. Timbulnya perluasan wilayah (ekspansi) di bidang Politik dan ekonomi : Libensraum (Jerman), Irredenta (Italia), dan Hakko l Chiu (Jepang).

2. Sebab-sebab Khusus

a. Serangan Jerman terhadap Kota Danzig di negara Polandia, di tepi Laut Baltik. Serangan Jerman terhadap kota Danzig dilakukan pada tanggal 1 September 1939 yang menggunakan taktik serangan kilat (blitzkrieg) sehingga pecahlah perang antara Jerman melawan Polandia. Pada tanggal 3 September 1939 Prancis dan Inggris membela Polandia dengan mengumumkan perang kepada Jerman, sehingga perang pun cepat menjalar di kawasan Eropa yang kemudian kita kenal dengan istilah Perang Eropa (PD ll di kawasan Eropa)

b. Pada tanggal 7 Desember 1941 Jepang menyerang Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai dengan tujuan keinginan Jepang untuk menguasai Asia. Pada tanggal 11 Desember 1941 Jerman dan Italia yang merupakan sekutu Jepang mengumumkan perang kepada Amerika Serikat yang kemudian kita kenal dengan istilah Perang Pasific/Perang Asia Timur Raya (PD ll di kawasan Asia)

Comments

Popular posts from this blog

Proyeksi Peta

Salah satu masalah bagi para pembuat peta adalah bagaimana membuat peta datar yang akurat dari objek bundar seperti bumi. Salah satu solusinya adalah dengan proyeksi peta. Proyeksi peta  adalah teknik penggambaran dari bentuk bumi yang bundar ke bidang atar. Permasalahan utama dalam proyeksi peta adalah penyajian bidang lengkung permukaan bumi ke bidang datar. Bidang lengkung tidak dapat dibentangkan menjadi bidang datar tanpa mengalami perubahan (distorsi).     Ditinjau dari jenis bidang proyeksi yang digunakan proyeksi peta dapat diklasifikasikan menjadi proyeksi azimutal, proyeksi kerucut, dan proyeksi silinder Berikut akan diuraikan sistem kera dari setiap jenis proyeksi tersebut. Proyeksi Azimutal Proyeksi azimutal adalah jenis proyeksi yang  menggunakan bidang datar atau sehelai kertas sebagai  bidang proyeksinya. Bidang datar tersebut menyinggung  bagian bola bumi. Titik singgung antara permukaan bumi  dan bidang datar dapat terletak...

Gejala Pravulkanik dan Pascavulkanik

Gejala Pravulkanik Gejala pravulkanik atau ciri-ciri gunung api akan meletus antara lain sebagai berikut: 1) Peningkatan temperatur di area sekitar kawah. 2) Banyaknya sumber mata air yang mengering 3) Seringnya terjadi gempa. 4) Binatang-binatang dari puncak gunung yang turun ke daerah lereng gunung. 5) Adanya suara gemuruh dari dalam gunung. Gejala Pascavulkanik Setelah gunung api beristirahat atau bahkan mati, kadang-kadang masih terdapat gejala yang menunjukkan sisa aktivitas vulkanisme. Gejala ini dinamakan gejala pascavulkanik. Gejala-gejala ini antara lain sebagai berikut: 1) Munculnya sumber air panas. 2) Munculnya sumber air mineral, yaitu sumber air yang mengandung larutan mineral. Air dari tempat ini sering kali dijadikan obat karena mengandung mineral. 3) Munculnya geyser, yaitu sumber air panas yang muncul secara berkala. 4) Munculnya sumber gas (ekhalasi), antara lain solfator, fumarol, dan mofet.

Pengertian Pasar Modal dan Manfaatnya

Pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek (surat berharga), perusahaan publik yang berkaitan dengan efek surat berharga yang. diterbitkannya, dan lembaga profesi yang berkaitan dengan efek (surat berharga). Dalam pasar ini yang diperdagangkan berupa surat-surat berharga (instrument pasar modal) yaitu saham, obligasi, dan derivatif. a. Saham bukti kepemilikan atas suatu perusahaan dengan adanya modal yang disetor. Keuntungan yang diperoleh dari saham tersebut disebut dividen. b. Obligasi merupakan surat pengakuan utang jangka panjang yang dikeluarkan suatu perusahaan dengan tujuan untuk memperoleh dana. Pemegang obligasi akan memperoleh bunga secara periodik dan akan menerima pokok pinjaman pada tanggal jatuh tempo. c. Derivatif merupakan bentuk turunan dari saham berupa warrant dan right . Contoh bursa efek surat berharga) di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia yang merupakan gabungan dari Bursa Efek Jakarta BEJ dan Bursa Efek Su...